( AKU pembohong )

Lanjutan jari tangan setelah mengoprasikan hal hal yang diperlukan , kini tergerak untuk menyalin terjemahan imaginasi fikiran . Tergambar jelas ini benar benar bukan sisi dimana saya menulis . Namun biarkanlah hitung hitung menilai dalam sudut yang berbeda.

Sejenis kapur ketika dituliskan , terlihat jelas diatas hitamnya papan tulis , begitu juga dengan diri saya terlihat terang diantara kejujuran yang ada . Semuanya terheran , rasanya saya tahu kenapa? karena mereka tahu kalau itu adalah diriku . Semakin mendalami peran saya untuk itu, serentak mereka teriak turunkan dan bunuh sekarang juga . Saat itu saya terbangun diatas kesepian dan sadar itu hanya perasaan saja .

Tahu apa dan kenapa saya berbuat ini , namun tidak cukup berani untuk berbicara lantang dihadapan mereka . Yang saya bisa membisu mulut dan berperilaku wajar , anggap ini semua telah berakhir .

Pelajaran besar diriku dalam hal ini , Dusta bukan sebagian dari hal baik dan mereka semua adalah benar . Pendengaran itu sadarkan saya  , kesadaran lah yang mampu mengerakkan tangan saya lagi untuk berbuat apa yang bisa dipegang , diraih , ditarik, digenggam dan dikepal .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: