Larut dalam MurkaNya

Saya perlu kenal diri lebih jauh untuk menyelesaikan permasalahan yang datang dari diri saya sendiri . Awal kejadian nyatanya seperti ini :

Jauh dari perkara keagamaan , jauh dari pasangan yang membesarkan saya , jauh dari teman lama muslim saya , jauh dari segalanya yang membantu saya lebih cepat menyelesaikan problema ini .

Perjalanan waktu yang panjang membuat saya hilang dalam permukaan karena ingin mencari dan mewujudkan mimpi saya . tapi Hasilnya Nihil .

Dalam kurun waktu yang panjang semua setan mudah keluar masuk dalam tubuh yang memang pintu terbuka lebar bagi mereka untuk masuk karena memang tak terkunci dan terlindungi .

Saya sadar dan tak bisa berbuat apa , cuman TAHU ini SALAH .

Banyak pembaca yang mungkin bertanya kesalahan apa yang telah saya lakukan , kalau saya hitung mungkin benyak , tapi saya simpulakan dengan kedekatan dengan Tuhan yang hilang dan jauh lebih kejam adalah Tuhan telah memurkai Saya .

Usaha terus saya lakukan dan gak jarang saya harus jatuh dan bangun lagi . Kontrol emosi yang masih perlu belajar lagi mengakibatkan fatal dalam hidup saya .

Itu singkat cerita awal saya dalam harian Yusuf , ingat perkataan seorang ibu kepada anak nya :

NAK BANGUN NAK …. JATUH ITU HAL BIASA ..

KALAU JATUH BANGUN LAGI YA … AYO BANGUN DAN JALAN LAGI .

Dari sinilah saya bisa bangun dan tentu saya ingat benar hati saya gemetar dan hampir dalam hati saya bilang sudah lama saya tidak mendengar suara Ngaji seperti ini . Yakni sayuban para santri pondok pesantren MAMBAUL HIKMAH  . thanks for All . doa temen temen sangat membantu .

One thought on “Larut dalam MurkaNya

  1. dhedhecuit berkata:

    terkadang hidup ini memang melemparkan kita jauh dari dekapanNya
    saya pun merasa demikian,semakin jauh,semakin hilang arah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: